Minggu, 01 Juli 2012

Media Transmisi Tanpa kabel/Wireless


Media Transmisi Nirkabel atau Wireless

Untuk bisa berkomunikasi dibutuhkan media yang mendukung, bisa berupa kabel/wire ataupun tanpa kabel/ wireless. Sekarang akan dibahas tentang media transmisi wireless.
Jaringan wireless atau wireless network memang cukup mudah untuk di setup, unggul dalam hal mobilitas dan kenyamanan. Namun, karena wireless menggunakan radio atau gelombang, maka akan mudah untuk di-hack daripada wireline network tentunya.

Saat ini perkembangan teknologi wifi sangat signifikan sejalan dengan kebutuhan sistem informasi yang mobile. Banyak penyedia jasa wireless seperti hotspot komersil, ISP, Warnet,kampus-kampus maupun perkantoran sudah mulai memanfaatkan wifi pada jaringan masing-masing, tetapi sangat sedikit yang memperhatikan keamanan komunikasi data pada jaringan wireless tersebut. Hal ini tentu membuat para hacker menjadi tertarik untuk mengexplore kemampuannya untuk melakukan berbagai aktifitas yang biasanya ilegal menggunakan wifi.

Macam-macam media wireless

Inframerah

Inframerah menggunakan cahaya inframerah, yang memiliki frekuensi di bawah sensitivitas mata manusia. Hal ini digunakan, misalnya, dalam ponsel, remote TV dan pengendali ps3. Perangkat WPAN khas yang menggunakan IrDA termasuk printer, keyboard, dan lain data serial interface. Bagaimanapun juga Infrared membutuhkan hubungan langsung dan jangkauan yang lebih pendek.A
Populer pada akhir 1990 sampai awal 2000 an untuk laptop dan desktopSekarang sudah digantikan dengan teknologi bluetooth dan WiFiTidak perlu menggunakan Direct Line of Sight Masih digunakan untuk lingkungan terutama yang sangat rentan terhadap interferensi, jika menggunakan teknologi wireless berbasis radio, contoh : remote control TV

Kelebihan inframerah dalam pengiriman data
1.      Pengiriman data dengan infra merah dapat dilakukan kapan saja, karena pengiriman dengan inframerah tidak membutuhkan sinyal.
2.      Pengiriman data dengan infra merah dapat dikatakan mudah karena termasuk alat yang sederhana.
3.      Pengiriman data dari ponsel tidak memakan biaya (gratis)

Kelemahan inframerah dalam pengiriman data
1.      Pada pengiriman data dengan inframerah, kedua lubang infra merah harus berhadapan satu sama lain. Hal ini agak menyulitkan kita dalam mentransfer data karena caranya yang merepotkan.
2.      Inframerah sangat berbahaya bagi mata, sehingga jangan sekalipun sorotan infra merah mengenai mata
3.      Pengiriman data dengan inframerah dapat dikatakan lebih lambat dibandingkan dengan rekannya Bluetooth.

Standarisasi perangkat wireless

IEEE 802.11a
IEEE 802.11a adalah sebuah teknologi jaringan nirkabel yang merupakan pengembangan lebih lanjut dari standar IEEE 802.11 yang asli, namun bekerja pada bandwidth 5.8 GHz dengan kecepatan maksimum hingga 54 Mb/s. Metode transmisi yang digunakan adalah Orthogonal Frequency Division Multiplexing (OFDM), yang mengizinkan pentransmisian data secara paralel di dalam sub-frekuensi. Penggunaan OFDM memiliki keunggulan resistansi terhadap interferensi dengan gelombang lain, dan tentunya peningkatan throughput. Standar ini selesai diratifikasi pada tahun 1999.

Perubahan 802.11a untuk standar yang asli diratifikasi pada 1999. Standar 802.11a menggunakan protokol inti yang sama sebagai standar asli, beroperasi di 5 GHz band, dan menggunakan 52 - pembawa frekuensi ortogonal sub-division multiplexing (OFDM) dengan kecepatan data maksimum mentah dari 54 Mbit / s, yang menghasilkan realistis bersih dicapai melalui dimasukkan ke dalam pertengahan-20 Mbit / s. Tingkat data dikurangi menjadi 48,, 36 24, 18, 12, 9 maka 6 Mbit / s jika diperlukan. 802.11a awalnya 12/13 non-overlapping channel, 12 yang dapat digunakan dalam ruangan dan 4/5 dari 12 yang dapat digunakan di luar ruangan untuk konfigurasi titik titik. baru-baru ini banyak negara di dunia yang memungkinkan operasi dalam Band 5,47-5,725 GHz sebagai pengguna sekunder dengan menggunakan metode berbagi diperoleh 802.11h. Ini akan menambah 12/13 Saluran untuk band 5 GHz memungkinkan keseluruhan jaringan nirkabel kapasitas yang signifikan secara keseluruhan memungkinkan 24 saluran di beberapa negara. 802.11a tidak interoperabel dengan 802.11b karena mereka beroperasi pada band terpisah, kecuali jika menggunakan peralatan yang memiliki kemampuan dual band. Poin kelas enterprise Akses paling memiliki kemampuan dual band.

IEEE 802.11b
IEEE 802.11b berkembang lagi dari standar awal 802.11, pada bulan Juli 1999. 802.11b dapa mendukung bandwith sampai 11 Mbps, sebanding dengan Ethernet tradisional dan bekerja pada frekuensi 2,4 GHz.Pada prakteknya, kecepatan maksimum yang dapat diraih mencapai 5.9 Mbps pada protokol TCP, dan 7.1 Mbps pada protokol UDP. Metode transmisi yang digunakannya adalah DSSS. memiliki range area yang lebih panjang (~150 feet/45 meters di dalam indoor dan ~300 feet/90 meter dalam outdoor).


-----------------------------------------------------------


Referensi
Brookshear, J.Glenn. 2003. Computer Science : Suatu pengantar. Edisi 7. (Terjemahan       olehIrzam Hardiansyah) Jakarta : Erlangga.
Deitel, H et. Al., Wireless Internet & Mobile Business – How to Program, Prentice Hall, 2002,  www.deitel.com ( diakses 30 juni 2012, pukul 21.20 WIB)
________. WiMAX and Metro Wi-Fi Are More Energy-Efficient than Cellular for 3G Mobile Broadband. www.3g.co.uk (diakses 30 juni 2012, pukul 21.20 WIB)

(untuk file lengkapnya, silahkan dilihat pada menu download “Media transmisi wireless”)


 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar