Jumat, 13 Juli 2012

TCP/IP & Subnetting


TCP/IP (Transmission Control protocol/Internet Protocol)

TCP/IP (Transmission Control protocol/Internet Protocol) adalah sekelompok protokol yang memungkinkan kumpulan komputer untuk berkomunikasi dan bertukar data di dalam suatu  jaringan. 
Protokol merupakan himpunan aturan yang memungkinkan komputer untuk  berhubungan antara satu dengan yang lain, biasanya berupa bentuk  waktu, barisan, pemeriksaan error saat transmisi data.


Sejarah singkat TCP/IP
Konsep TCP/IP berawal dari kebutuhan DoD (Departement of Defense) AS akan suatu komunikasi di antara berbagai variasi komputer yang telah ada.  Komputer-komputer DoD ini seringkali harus berhubungan antara satu organisasi peneliti dengan organisasi peneliti lainnya, dan harus tetap berhubungan sehingga  pertahanan negara tetap berjalan selama terjadi bencana, seperti ledakan nuklir.  Oleh karenanya pada tahun 1969 dimulailah penelitian terhadap serangkaian protokol TCP/IP. Di antara tujuan-tujuan penelitian ini adalah sebagai berikut :
----------------------------------------------------------------------------------------------------

Berikut ini adalah layanan yang dilakukan TCP/IP :
1.      Pengiriman file (file transfer). File  Transfer Protokol (FTP) memungkinkan  pengguna komputer  yang satu untuk dapat mengirim ataupun menerima file ke komputer jaringan. Karena masalah  keamanan data, maka FTP seringkali memerlukan nama pengguna (user name) dan password, meskipun banyak juga FTP yang dapat diakses melalui anonymous, alias tidak  berpassword.
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Arsitektur TCP/IP 
Dikarenakan TCP/IP adalah serangkaian protokol  di mana setiap protokol melakukan sebagian dari keseluruhan tugas komunikasi ja ringan, maka tentulah implementasinya tak lepas dari arsitektur jaringan itu sendiri.  Arsitektur rangkaian protokol TCP/IP mendefinisikan berbagai cara agar TCP/IP dapat saling menyesuaikan.
 
Keterangan lapisan TCP/IP sebagai berikut :
A.    Network Access 
---------------------------------------------------------------------------------------------------------------

 
SUBNETTING IP v 4

------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Pertanyaan berikutnya adalah Subnet Mask berapa saja yang bisa digunakan untuk melakukan subnetting? Ini terjawab dengan tabel di bawah:
Subnet Mask
Nilai CIDR
255.128.0.0
/9
255.192.0.0
/10
255.224.0.0
/11
255.240.0.0
/12
255.248.0.0
/13
255.252.0.0
/14
255.254.0.0
/15
255.255.0.0
/16
255.255.128.0
/17
255.255.192.0
/18
255.255.224.0
/19
Subnet Mask
Nilai CIDR
255.255.240.0
/20
255.255.248.0
/21
255.255.252.0
/22
255.255.254.0
/23
255.255.255.0
/24
255.255.255.128
/25
255.255.255.192
/26
255.255.255.224
/27
255.255.255.240
/28
255.255.255.248
/29
255.255.255.252
/30

Subnetting Pada IP Address Class C

Ok, sekarang mari langsung latihan saja. Subnetting seperti apa yang terjadi dengan sebuah Network Address 192.168.1.0/26 ?
Jawab :
 -------------------------------------------------------------------------------------------------


(file lengkap, silahkan lihat menu download "TCP/ IP & Subnetting")





Referensi

Romi Satria Wahono. 2011. Perhitungan subnetting, siapa takut? . (http://romisatriawahono.net/2006/02/11/memahami-penghitungan-subnetting-dengan-mudah/, diakses pada 13 juli 2012 pukul 16.35 WIB).

-------. 2009. Menghitung subnetting IP . (http://rizqtech.net/2009/03/15/menghitung-subnetting-ip/, diakses pada 13 juli 2012 pukul 16.30 WIB).

---------------. OSI Layer & TCP/ IP. (http://deris.unsri.ac.id/materi/jarkom/bab2-OSI%20LAYER.pdf. Diakses 10 juli 2012 pukul 21:36 WIB).  

Adhityia Nugraha. 2010. Pengertian Protokol OSI Layer dan TCP/ IP. (http://aditsubang.wordpress.com/2010/05/02/pengertian-protokol-osi-layer-dan-tcp-ip/. Diakses 10 juli 2012 pukul 21:36 WIB).


 
 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar